Pemerhati lingkungan Abah Iwan Abdurahman mengaku prihatin melihat kondisi hutan. Kini, tak sedikit hutan yang dibabat habis hanya untuk kepentingan ekonomi semata dengan mengenyampingkan sisi ekologisnya.

Untuk itu, dia menyebutkan penghijauan hutan itu jangan hanya mengandalkan pemerintah saja. “Perusahaan atau yayasan sebenarnya bisa ikut aktif dalam penghijauan hutan ini. Selain CSR, perusahaan atau yayasan dapat membeli lahan untuk dihijaukan,” kata Abah Iwan di sela supercamp FK Unpad di Hutan Cijangel Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB) Minggu (26/2/2012).

Menurutnya, lahan yang ditanami itu sebelumnya pada tahun 1950-an terdiri dari hutan yang lebat. Namun, kata dia, pada 1970-an hutan itu dibabat untuk dijadikan kebun sayur mayur.

“Itu menyebabkan daya serap air jadi berkurang. Penghijauan itu sebenarnya merupakan kunci untuk konsolidasi lahan,” ucapnya.

Abah Iwan pun menyambut baik apa yang dilakukan Keluarga Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad). Dia mengakui itu merupakan inisiatif yang bagus dari Dekan untuk mengenalkan pohon sebagai inti dari kehidupan manusia.[jul]

Dikutip dari inilah.com (26/02/2012)

Oleh: Doni Ramdhani