Abah Iwan Abdulrachman, Gunung dan Gitar, Nama dan Peristiwa, KompasPendaki gunung sekaligus seniman Iwan Abdulrachman (66) tak bisa lepas dari gunung dan gitar. Dua elemen itu seakan telah menyatu dalam dirinya.

Alunan lagu yang ia nyanyikan diiringi gitar adalah ramuan ampuh untuk menyatu dengan alam dan rekan pendakiannya. Bahkan, pada 2010 di Gunung Kilimanjaro, Tanzania, dia berhasil mengajak pendaki setempat untuk menari diiringi lagu yang dia nyanyikan.

“Seni itu bisa menyatukan berbagai kalangan dari beragam latar belakang. Kekuatan sebuah lagu juga dapat menumbuhkan hubungan batin,” ucap pria yang akrab disapa Abah Iwan itu di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada tahun yang sama, Iwan juga menggelar konser tertinggi di dunia. Abah Iwan membawakan 13 lagu di Puncak Soekarno, Pegunungan Jayawijaya, Papua (sekitar 4.250 meter di atas permukaan laut).

“The Beatles pun tidak bisa melakukan itu (konser di atas gunung), ha-ha-ha,” ujar Abah Iwan.

Dalam tahun ini, Abah Iwan berencana memulai pendakian impiannya, yakni mendaki Gunung Everest di Nepal. Perjalanan tersebut akan dilakukan dalam empat tahap, dimulai pada Mei ini.

Salah satu persiapannya adalah menggalang dana dengan “mengamen” di rumah salah seorang sahabatnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat. Seperti biasanya, sebuah gitar akan menemani Abah Iwan ke puncak tertinggi di dunia itu (A07)

Dikutip dari Nama & Peristiwa, Koran Kompas, Rabu, 21 Mei 2014