Bumi merana dan makin merana. Gunung dipotong dan digaruk, lereng dicabik, gersang tak bervegetasi, hutan digunduli, sungai sarat dengan beban lumpur erosi dan sampah, mendangkal, meluap di musim hujan dan kering di musim kemarau, sawah retak-retak tak berair, awan kelabu menyelimuti desa, kota dan villa-villa di pegunungan. Ibu Pertiwi menangis. Menangisi putra-putrinya yang mengetahui dan [...]