Kumpulan Catatan ‘Galeri Lagu Abah’

Lirik

TAJAM TAK BERTEPI

By Abah Iwan + November 29th, 2010

Takkan tergambarkan dengan kata-kata
perasaan sedih ini
Maka kuungkapkan lewat nada dari lagu ini
Ingin kutanyakan namun tlah kuduga
jawaban yang kan kutrima
Rasa penasaran dalam hatiku
Tajam tak bertepi
Selangkah demi selangkah kuturutkan kata hati
Sampai jauh ke ujung bukit yang berbatas langit
Tapakku tlah hancur
Badan pun tlah luka
Bahkan hati tlah berkeping
Tetap tak kutemukan jawaban

SURAT

By Abah Iwan + November 29th, 2010

Lyrics by Iwan Abdulrachman
Music by Indra Riva’i

Bukan hanya kata-kata
Bukan juga air mata, yang kucurahkan,
yang kuingin abadikan dan
kutulis hati-hati disurat ini
Bukan maksud memujamu
Bukan juga menyanjungmu
Usah kau ragu
Mungkin saja suatu waktu,
kau butuhkan ini, untuk dirimu
Surat ini kukirimkan
Kuingin agar kau simpan,
kau jadikan hiasan
Yang kau baca suatu waktu,
andai rasa duka menghampirimu
Kutuliskan segalanya yang terpuji,
yang ada pada dirimu
Tiada lain tiada [...]

SENJA DI BANDUNG UTARA

By Abah Iwan + November 24th, 2010

Senja jatuh di Bandung utara
Langitnya merah kelabu
Angin berhembus di daun cemara
yang tegak di puncak bukit
Indahnya senja di Bandung utara
Tenang, tentram dan damai
Angin berhembus di daun cemara
yang tegak di puncak bukit
Kapankah senja di Bandung utara
penuh dengan cemara?

SERIBU MIL LEBIH SEDEPA

By Abah Iwan + November 24th, 2010

Gubuk sunyi di pinggir danau
Diam-diam tersenyum dipeluk mentari senja
Yang juga nakal meraba-raba ujung bunga rerumputan
Lagu alam memang sunyi, sayang
Apalagi sore ini, sore ini sore Sabtu. Sore biasa kita berdua
Membelai mentari senja di ujung jalan Bandung utara
Mentarinya yang ini juga, sayang
Cuma jarak yang memisah kita
Seribu mil lebih sedepa
Seribu mil pun lebih sedepa
Lagu alam memang sunyi.. mmm..
Lagi [...]

SEJUTA KABUT

By Abah Iwan + December 28th, 2009

Lyrics by Iwan Abdulrachman
Music by Indra Riva’i
Sejuta kabut turun perlahan
Merayap di jemari jalanan
Meratap, melolong lalu menjauh
Menggoreskan kesan suram padaku
Sejuta kabut turun semalam
Mengetuk-ngetuk jendela kamarku
Meratap, melolong lalu menjauh
Menggaungkan kesan ngeri di hati
Lalu kusibak tirai hatiku
Kubuka lebar-lebar pintu jiwaku
Kuterjuni kabut yang di kakiku
Berbekal matahari
yang bernyala
yang membara

Advertising:
insidepage

Latest Posts

leadimage June 9th, 2014
Abah Iwan

Gunung dan Gitar

Pendaki gunung sekaligus seniman Iwan Abdulrachman (66) tak bisa lepas dari gunung dan gitar. Dua elemen itu seakan telah menyatu dalam dirinya. Aluna[...] Read the rest »